Sekali isi: berapa lama, dan habis berapa?

Pilih kendaraannya, tentukan mau diisi dari berapa persen ke berapa persen, lalu sebutkan daya stasiun dan tarifnya. Hasilnya berubah seketika, dan tautannya bisa dibagikan lengkap dengan angka yang kamu pakai.

Memilih kendaraan mengisi kapasitas baterainya. Angkanya tetap bisa diubah.

Bawaannya berhenti di 80% karena di situlah pengisian DC mulai menukik — alasan yang sama kenapa klaim pabrik hampir selalu berbunyi “10–80%”.

Mengisi 60% baterai berarti memasukkan 0,8 kWh, memakan waktu 1 menit – 2 menit, dan menghabiskan Rp 2.065.

Lama mengisi 1 menit – 2 menit rentang, bukan satu angka
Biaya sekali isi Rp 2.065 Rp 2.569 per kWh yang benar-benar masuk
Masuk ke baterai 0,8 kWh dibayar 0,8 kWh
Setara jarak tempuh ± 36 km menurut klaim pabrik

Contoh yang sudah dihitung

Pengisian 20→80% di DC SPKLU 50 kW dengan tarif Rp2.466/kWh. Angkanya dihitung fungsi yang sama dengan kalkulator di atas — pilih kendaraannya untuk menghitung ulang.

Kendaraan Masuk Waktu Biaya
BYD Atto 1 18 kWh 23 menit – 35 menit Rp 46.361
Jaecoo J5 EV 36,5 kWh 46 menit – 1 jam 10 menit Rp 93.862
BYD M6 33,2 kWh 42 menit – 1 jam 4 menit Rp 85.385

Yang sering ditanyakan soal ngecas

Kenapa pengisian berhenti di 80%?

Di atas 80%, pengisian DC menukik tajam — 20% terakhir bisa memakan waktu selama 60% sebelumnya. Klaim pabrik pun hampir selalu berbunyi 10–80% karena alasan ini.

Kenapa yang dibayar lebih besar dari yang masuk?

Sebagian energi jadi panas di kabel dan baterai. Hitungan ini memakai efisiensi 96% untuk DC dan 88% untuk AC — keduanya perkiraan, karena tidak ada angkanya di katalog.

Apa beda ngecas AC dan DC?

AC (sampai 22 kW) lewat pengisi bawaan mobil: lambat tapi rata — colokan rumah dan wallbox itu AC. DC (di atas 22 kW) masuk langsung ke baterai: cepat tapi melambat mendekati penuh — SPKLU cepat itu DC.

Stasiun 150 kW pasti lebih cepat dari 50 kW?

Belum tentu — mobil hanya menerima sampai batasnya. Kalau batas mobilmu 50 kW, menancap ke stasiun 150 kW tetap mengisi 50 kW. Katalog kami belum mencatat batas tiap kendaraan, jadi hitungan menganggap seluruh daya terserap.

Yang tidak dihitung di sini

Lanjutkan